rekalsitran pada tanaman tebu khususnya tebu varietas BL (Bululawang). 2. Menambah pengetahuan baru dalam pengembangan tanaman bina terutama dalam bidang pertanian. 1.6 Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1. Bibit tebu yang digunakan dalam bentuk budset, yaitu memiliki satu bagal, tebu (bagas) yang dihasilkan adalah 15%, tetes sse) 3% ,sisanya adalah blotong, abu dan air (Gambar 1). Banyaknya limbah yang diha-silkan dari pertanian tebu maupun proses peng-olahan gula menjadikan tanaman tebu pros pektif untuk dijadikan alternatif pemenuhan sum-ber bahan baku pakan ternak. Gambar 1. Komponen tanaman tebu dan limbah- Deskripsi. Molase tetes tebu dalam konteks pertanian adalah pemanis alami dari tebu dengan kandungan nutrisi vital. Dalam perternakan, molase tetes tebu digunakan sebagai sumber energi yang efektif. Di perkebunan, produk ini dapat meningkatkan produktivitas tanaman. Dalam perikanan, molase tetes tebu berperan sebagai pakan tambahan yang kaya Manfaat Kompos. Sebagai pupuk organik, yang berasal dari manfaat tetes tebu, bisa digunakan sebagai penyedia unsur hara untuk tanaman. Selain itu, pupuk organik ini mampu meningkatkan populasi mikroorganisme yang berguna di tanah. Tanaman yang menggunakan pupuk organik ini juga akan lebih tahan terhadap serangan hama serta penyakit. Tetes tebu bisa sangat membahayakan apabila digunakan sebagai pupuk dan apalagi berlebihan, sebab banyak mengandung Sodium yang sangat tinggi. Selain itu limbah pabrik ini akan merusak struktur dan tekstur tanah. Tidak sedikit yang mengatakan, bila tetes tebu dicampur dengan bahan pupuk lain maka bisa menyuburkan tanaman. Dalam molase, terdapat kandungan gula invert, gula, air, garam serta karbohidat. Untuk jenis tetes tebu yang memiliki kualitas baik, biasanya akan dimanfaatkan untuk membuat rum dan bahan campuran masakan. Selain itu, molase juga dimanfaakan untuk konsumsi manusia secara langsung. BACA : MANFAAT MOLASES DALAM PAKAN TERNAK SAPI 9uLT.

manfaat tetes tebu untuk tanaman